test

selamat datang di My Blog

Senin, 01 April 2019

ETIKA PROFESI TEKNOLOGI INFORMASI DAN KOMUNIKASI


ETIKA PROFESI TEKNOLOGI INFORMASI & KOMUNIKASI





Dwyan Jaka Dirga      12160954

Fajar Triyanto              12163087
Fauzi Rizaldi               12161847
Fahri Abdillah             12162346
Samsul Arifin              12160054
Dwi Prasetyo              12160080
           

TUGAS PERTEMUAN 1

1.      Berikan 3 contoh perubahan proses bisnis/social akibat teknologi yang “melunturkan” nilai etika tradisional. Untuk tiap contoh, sebutkan teknologinya, model kerjanya, nilai etika tradisional yang hilang.
                  Contoh :
1.      Televisi
2.      PS (Playstation)
3.      Media Sosial dan Situs Jejaring Sosial.
                  Teknologi , model kerja , dan nilai etika tradisional yang hilang pada masing-masing contoh, yaitu;
1.      Televisi 
a.      Teknologi yang digunakan
            Televisi sebagai media informasi.
b.      Model kerja
Televisi sebagai media informasi dari berbagai belahan dunia dari informasi teknologi,       ekonomi, hokum, social dll, yang menampilkan secara nyata.
c.       Nilai tradisional yang hilang
Namun media informasi ini telah banyak menghilangkan etika tradisional diantaranya ;
                  Tayangan televisi mempengaruhi pola berpikir serta berpengaruh pada nilai sopan santun   terhadap orang yang lebih tua/sesama, cara berpenampilan, sikap dan berprilaku (akhlaq      seseorang ), juga menimbulkan kemalasan, dan lupa waktu.
                  Dengan tayangan - tayangan yang ditontonkan banyak membuat perubahan gaya hidup     dengan meniru budaya-budaya yang ditampilkan, yang umumnya banyak menampilkan     budaya orang-orang barat, seperti berpacaran, genk berandal, sopan santun yang sudah            tidak sesuai etika, bahkan hingga pergaulan bebas, dan sebagainya.
2.      PS (Playstation)
a.      Teknologi yang digunakan
      Yaitu PS (Playstation). PS banyak digemari dikalangan masyarakat baik   anak anak          maupun dewasa.
b.      Model kerja
      Permainan game berbagai variasi pilihan seperti game sepak bola, balap,  stategi yang         terpanpang secara visual, maupun dalam bentuk 3D.
c.       Nilai tradisional yang hilang
      Terkuburnya permainan-permainan tradisional, berkurangnya tingkat kreativitas pada         anak-anak, malas belajar, ketergantungan, lupa waktu, bolos sekolah, hilangnya sopan            santun, taruhan bahkan hingga mencuri. Contoh diatas hanya sebagian dari teknologi             yang merubah nilai etika tradisional.




3.      Media Sosial dan Situs Jejaring Sosial.
a.      Teknologi yang digunakan
      Yaitu Mobile Phone (smartphone) sebagai media penghubung ke internet. Facebook,         Twitter, Line, Watshap, BBM, Instagram, Friendster dan  sebagainya sebagai media         sosial sekaligus sumber informasi yang digunakan.
b.      Model kerja
      Masyarakat saat ini, lebih cenderung mengutamakan berkomunikasi dengan            menggunakan media sosial seperti facebook, twitter,instagram friendster, dan     sebagainya. Manfaat yang didapatkan dari media sosial seperti kemudahan bagi          pengguna dalam berkomunikasi  serta cepat mendapatkan  informasi ( up todate ).
c.       Nilai tradisional yang hilang
                    Masyarakat (kalangan muda) jadi lebih sering sibuk dengan  smartphone mereka, sehingga menyebabkan kepekaan terhadap lingkungan sekitar menjadi kurang karena sudah merasa cukup mendapatkan informasi melalui media sosial.
1.      Memberi pengaruh pada rasa persaudaraan  kita yang  hilang.
2.      Dengan adanya situs jejaring social juga sudah menghilangkan rasa takut untuk mengakses  hal-hal yang berbau pornografi karena sudah tidak merasa diawasi lagi.   

2.      Pelanggaran terhadap etika akan mendapatkan sanksi social dan sanksi hukum. Kapan pelanggaran etika memperoleh sanksi sosial dan memperoleh sanksi hukum. Berikan contoh :
           
            Ketika kasus atau pelanggaran tersebut sudah mencapai pada tahap yang cukup tinggi seperti pembunuhan, aksi terorisme, dan banyak lagi, hal itu akan memberikan dampak berupa sanksi sosial dan sanksi hukum.






TUGAS PERTEMUAN 2

3.      Berikan contoh etiket atau pelanggaran berinternet yang anda ketahui dalam :
a.      Berkirim surat melaui email
Contoh :
1.      Email Bom, Email Porno, penyebaran virus melalui attach files.
b.      Berbicara dalam chatting
Contoh :
1.      SARA dalam Chat di room, Chat Sex.

4.      Jelaskan berbagai macam kegiatan apa saja yang bisa dilakukan pada dua kegiatan di atas.
a.       Email Bom, Email Porno, penyebaran virus melalui attach files,
            Email bom adalah suatu cara untuk membuat server menjadi down, hal ini tentu saja berada di luar etika karena dengan downnya server, kita bisa dengan mudah mengacak-acak dan mengetahui informasi yang seharusnya tidak kita ketahui. Email bom ini dilakukan dengan cara mengirimkan suatu email secara serempak dan dalam jumlah dan isi yang sama. Email bom ini menggunakan kode-kode program yang menggunakan statement looping/perulangan sehingga email yang seharusnya dikirim sekali, menjadi dikirim berkali-kali sehingga mengakibatkan downnya server tersebut.
            Sedangkan penyebaran virus melalui attach file sudah mulai berkurang karena adanya fasilitas scanning virus melalui attach file. Tapi ini bisa saja terjadi karena tidak semua antivirus bisa mendeteksi jutaan virus yang sudah beredar ini. Hal ini tentu saja melanggar etika karena telah menyebarkan virus melalui media email.
b.      SARA dalam Chat di room, Chat Sex
            Unsur SARA merupakan hal yang harus di hindari, SARA ini dapat menyebabkan perkelahian sampai pada pertumpahan darah. Tidak dapat di pungkiri lagi bahwa SARA ini merupakan pelanggaran dalam berinternet, pada kasus kali ini kita melakukan suatu tindakan/perkataan yang mengundang SARA di suatu room chatting. Tentu saja banyak para user-user di room tersebut yang terpancing emosinya atau merasa terganggu. Oleh karena itu, hal-hal yang berbau SARA harus kita hindari dalam berinternet ini.
            Chat Sex sudah tidak perlu di perjelas lagi, karena dari namanya saja sudah melanggar norma-norma yang ada di negara tercinta kita ini.. Karena dalam semua agama yang ada, hal-hal yang behubungan dengan sex bebas pasti di tentang, tentu saja sudah melanggar norma agama. Pada chat sex ini, semua pembicaraan berhubungan dengan sex menggunakan skype, dll.

5.      Jelaskan apa yang dimaksud dengan “Proses Professional” dalam mengukur sebuah profesinalisme.
            Pengertian profesional itu sendiri yaitu Pekerja yang menjalankan profesi. Setiap profesional berpegang pad nilai moral yang mengarahkan dan mendasari nilai luhur. Dalam melakukan tugasnya profesional haruslah objektif, dengan kata lain bebas dari rasa malu, sentimen, benci, sikap malas, dan enggan bertindak.
            Ada empat perspektif dalam mengukur profesionalisme menurut gilley dan enggland :
1.      pendekatan berorientasi filosofis
pendekatan lambang profesional, pendekatan sikap Individu dan electic.
2.      pendekatan perkembangan bertahap
individu (dengan minat bersama) berkumpul, kemudian mengidentifikasikan dan mengadopsi ilmu, untuk membentuk organisasi profesi, dan membuat kesepakatan persyaratan profesi, serta menentukan kode etik untuk merevisi persyaratan.
3.      Pendekatan berorientasi karakteristik
etika sebagai aturan langkah- langkah, pengetahuan yang terorganisasi, keahlian dan kopentensi khusus, tinggkat pendidikan minimal, setifikasi keahlian.
4.      pendekatan berorientasi non- tradisional
mampu melihat dan merumuskan karakteristik unik dan kebutuhan sebuah profesi.

           


TUGAS PERTEMUAN 3

1.      Jelaskan bagaimana bentuk profesionalisme dalam profesi seperti : polisi, hakim, dokter, programmer, data entri operator, database administrator dan lainnya.
A.    Polisi
      Pada awal berdirinya sebuah kepolisian yang terorganisir, profesionalisme kepolisian adalah suatu pemolisian yang memiliki beberapa karakteristik seperti kemandirian dari politik, memiliki disiplin tinggi serta pelatihan yang cukup, dan mampu menegakan hukum dengan tegas serta tanpa pandang bulu. Dalam konteks tersebut maka gambaran polisi yang profesional adalah polisi penegak hukum yang selalu menghukum dan menindak setiap pelanggaran masyarakat (Zero Tolerate Policing). Oleh karena itulah, seorang polisi profesional diharapkan jujur, tegas dan cakap secara teknis.

B.     Hakim
      Profesi Hakim adalah profesi dengan pekerjaan kemanusiaan yang tidak boleh jatuh ke dalam dehumanizing yang bersifat logic mechanical hingga dapat terperosok pada jurang alienasi hukum dari manusia dan kemanusiaan itu sendiri.
Sementara itu, dalam ranah etika, kode etik hakim yang dimaksudkan untuk memelihara, menegakkan dan mempertahankan disiplin profesi.
 Ada beberapa unsur disiplin yang diatur, dipelihara, dan ditegakkan atas dasar kode etik adalah sebagai berikut:
a.       Menjaga, memelihara agar tidak terjadi tindakan atau kelalaian profesional.
b.      Menjaga dan memelihara integritas profesi.
c.       Menjaga dan memelihara disiplin, yang terdiri dari beberapa unsur yaitu :

1.      Taat pada ketentuan atau aturan hukum.
2.      Konsisten.
3.      Selalu bertindak sebagai manajer yang baik dalam mengelola perkara, mulai dari pemeriksaan berkas sampai pembacaan putusan.
4.      Loyalitas.

C.    Dokter
Bentuk profesionalisme profesi Dokter :
1.      Terbuka : dokter yang profesional adalah sosok yang terbuka pada pasiennya. Dengan kata lain, dia mau memberikan berbagai informasi yang dibutuhkan seorang pasien, baik diminta ataupun tidak. Dokter juga mampu memberikan penjelasan dengan baik dan benar. Tidak ada keterangan yang sengaja ditutup-tutupi sehingga pasien tahu pasti apa masalah yang dialaminya.
2.      Bersedia mendengarkan pasien : dokter juga hendaknya mau mendengarkan keluhan dan menanggapi pertanyaan pasiennya. Dengan kata lain, komunikasi yang terjalin tidak berlangsung satu arah atau sepihak saja. Dokter tidak hanya memberikan instruksi, tapi alangkah baiknya menampung dan memberikan solusi bagi permasalahan yang dihadapi pasien.
3.      Punya waktu cukup : agar dapat memberikan informasi yang lengkap dan bisa mendengarkan keluhan pasiennya, tentunya dokter butuh waktu yang cukup. Memang persoalan waktu adalah sesuatu yang relatif. Artinya, ada yang merasa perlu punya waktu panjang, tapi ada juga yang merasa cukup beberapa menit saja untuk melayani pasien.
4.      Menjadi seorang dokter juga harus selalu bersedia menjelaskan pada pasien dan keluarganya bagaimana kondisinya, mendiskusikan bagaimana strategi pengobatannya, membantu pasien mengambil keputusan karena hak memilih pengobatan ada di tangan pasien. Tentunya dengan dokter memberikan informasi yang sejelas-jelasnya tentang untung-rugi sebuah pengobatan dengan baik akan mengurangi angka kejadian tidak puasnya pasien pada dokter.

D.    Programmer
Bentuk profesionalisme profesi IT :
1.      Memiliki pengetahuan yang tinggi di bidang TI
2.      Memiliki ketrampilan yang tinggi di bidang TI
3.      Memiliki pengetahuan yang luas tentang manusia dan masyarakat, budaya, seni, sejarah dan komunikasi
4.      Tanggap tehadap masalah client, paham terhadap isu-isu etis serta tata nilai kilen-nya.
5.        Mampu melakukan pendekatan multidispliner
6.       Mampu bekerja sama (Team Work)
7.      Bekerja dibawah disiplin etika
8.       Mampu mengambil keputusan didasarkan kepada kode etik, bila dihadapkan pada situasi dimana pengambilan keputusan berakibat luas terhadap masyarakat
9.      Dasar ilmu yang kuat dalam bidangnya sebagai bagian dari masyarakat teknologi dan masyarakat ilmu pengetahuan abad 21.
10.  Penguasaan kiat-kiat profesi yang dilakukan berdasarkan riset dan praktis, bukan hanya merupakan teori atau konsep.
11.  Pengembangan kemampuan profesional berkesinambungan.
E.     Data Entri Operator
Bentuk Profesionalisme Seorang Data Entri Operator  :
1.      Seorang data entry operator harus menguasai ilmu secara mendalam di bidangnya
2.      Seorang data entry operator harus mampu mengkonvensi ilmu menjadi keterampilan
3.      Seorang data entry operator harus menjunjung tinggi etika dan intergritas profesi
4.      Seorang data entry operator harus bertanggung jawab dalm menjalankan tugas seorang dat entry
5.       Seorang data entry operator harus menguasai materi yang diberikan dan menyeleksi yang akan diinput

F.     Database Administrator
Bentuk Profesionalisme Profesi DBA  :
1.      Memiliki pengetahuan mengenai database yang digunakan, termasuk juga tools dan utilities-nya.
2.      Memiliki pemahaman mengenai design database
3.       Memiliki kemampuan tuning dan monitoring terhadap database
4.       Memiliki kemampuan backup dan recovery
5.       Memiliki pengetahuan mengenai security management
6.       Kemampuan dasar seorang IT-Pro harus dimilki
7.       Kemampuan komunikasi, teamwork, dan negosiasi
8.       Kemampuan problem-solving dan analytical yang bagus
9.       Familiar dengan bahasa manipulasi utama dan prinsip dari perancangandatabase
10.   Fleksibilitas dan adaptabilitas
11.   Kemampuan organisasional yang bagus
12.  Mampu untuk bekerja dibawah tekanan pada deadline yang sempit
13.   Business awareness dan mengerti keperluan bisnis dari IT
14.  Kemauan untuk tetap up to date dengan perkembangan teknologi baru
15.  Komitmen untuk melanjutkan professional development
16.   Mengerti perundang-undangan informasi, contoh Data Protection Act

2.      Pilihlah satu profesi bidang IT dan satu profesi non IT
a.       Programmer
b.      Dokter


jika ingin mendownload filenya disini klik

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

ETIKA PROFESI TEKNOLOGI INFORMASI DAN KOMUNIKASI TUGAS 4 DAN 5

ETIKA PROFESI TEKNOLOGI INFORMASI & KOMUNIKASI Dwyan Jaka Dirga         12160954  Fajar Triyanto          ...